SAP
SATUAN ACARA PEMBELAJARAN
PENYULUHAN KESEHATAN
1. Pokok Bahasan : Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
2. Sub Pokok Bahasan : Pengenalan PHBS
3. Sasaran : Keluarga Tn.MP Desa Wanepa-nepa Kecamatan Lakudo
4. Waktu : 15-30 Menit
5. Lokasi/tempat :
Kediaman Tn MP Tanggal Pelaksanaan : Minggu, 27 Maret 2014
I.
Tujuan Umum
Setelah dilakukan
penyuluhan kesehatan ini diharapkan Keluarga
Tn.MP mau untuk Berperilaku Hidup Bersih dan Sehat.
II.
Tujuan Khusus
Setelah
dilakukan penyuluhan ini diharapkan Keluarga
Tn.MP akan dapat :
1.
Mengetahui pengertian dan komponen lingkungan
2.
Mengetahui pengertian PHBS
3.
Mengetahui pengertian kesehatan lingkungan
4.
Mengetahui kegiatan tenaga kesehatan guna mengatasi permasalahan
kesehatan lingkungan.
III.
Metode : Komunikasi Verbal, tanya
jawab
IV.
Media : Leaflet
V.
Kegiatan Belajar :
|
No
|
Kegiatan Penyuluhan
|
Kegiatan Penyuluh
|
Kegiatan Peserta
|
|
1.
2.
3.
|
Membuka Pengajaran (5-10)
Penyajian materi 80 – 90 %
Menutup Pelajaran 5 – 10 %
|
Memperkenalkan diri dan membuka penyuluhan.
Ceramah
Tanya jawab, evaluasi dan menutup
penyuluhan
|
Duduk dan mendengarkan
Mendengarkan
Aktif bertanya, mengikuti arahan untuk
evaluasi.
|
VI.
EVALUASI :
Dilakukan setelah
ceramah diberikan dengan mengacu pada tujuan
yang telah ditetapkan.
KRITERIA EVALUASI
1.
Evaluasi struktur
a.
Peserta hadir ditempat penyuluhan.
b.
Penyelenggaraan penyuluhan di Keluarga Tn.MP
c.
Pengorganisasian penyelenggaran dilakukan setelah
peserta penyuluhan diseleksi.
2.
Evaluasi proses
a.
Peserta antusias terhadap materi penyuluhan.
b.
Peserta mengikuti jalannya penyuluhan sampai selesai
c.
Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan
secara benar
3.
Evaluasi Hasil
a.
Peserta mengetahui tentang pengertian
PHBS
b.
Peserta mengetahui komponen dan pengertian lingkungan
c.
Peserta Mengetahui tentang kesehatan lingkungan
d.
Peserta Mengetahui
kegiatan tenaga kesehatan guna mengatasi permasalahan kesehatan
lingkungan.
MATERI PENYULUHAN
1.
Lingkungan dan komponennya
Pengertian
lingkungan berbeda-beda menurut disiplin berbagai disiplin ilmu. Menurut ahli
cuaca dan iklim lingkungan berarti atmosfer, Sedangkan menurut ahli teknologi
lingkungan, maka lingkungan berarti atmosfer dengan ruangannya. Ahli ekologi berpendapat
bahwa lingkungan sama artinya dengan habitat hewan dan tumbuhan. Menurut
Haryoto K. (1985), lingkungan dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang ada
di sekitar manusia. Secara lebih rinci, lingkungan dibagi menjadi beberapa komponen
yaitu sebagai berikut :
a.
Lingkungan fisik, meliputi tanah, air, dan udara serta hasil interaksi
diantara factor factor tersebut.
b.
Lingkungan Biologi, yang termasuk ke dalam lingkungan ini adalah semua
organisme hidup seperti binatang dan tumbuh – tumbuhan, serta mikroorganisme
lain.
c.
Lingkungan sosial. Lingkungan social dimaksud adalah semua interaksi antara
manusia, yang meliputi factor budaya, ekonomi, dan psiko-sosial.
2.
Pengertian PHBS
Perilaku hidup
bersih dan sehat (PHBS) adalah upaya untuk memberikan pengalaman
belajar atau menciptakan suatu kondisi bagi perorangan, keluarga, kelompok dan
masyarakat, dengan membuka jalan komunikasi, memberikan informasi dan melakukan
edukasi, untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku, melalui pendekatan
pimpinan (advokasi), bina suasana (social support) dan pemberdayaan masyarakat
(empowerman) sebagai suatu upaya untuk membantu masyarakat mengenali dan
mengatasi masalahnya sendiri, dalam tatanan masing-masing, agar dapat
menerapkan cara-cara hidup sehat, dalam rangka menjaga, memelihara dan
meningkatkan kesehatan.
3.
Kesehatan lingkungan
Kesehatan
lingkungan adalah suatu kondisi atau keadaan lingkungan yang optimum sehingga
berpengaruh positif terhadap terwujudnya status kesehatan yang optimum pula
(Notoatmodjo S.,2003). Kesehatan
lingkungan adalah hubungan timbal balik antara manusia dan lingkungan yang
berakibat atau mempengaruhi derajat kesehatan manusia (Walter R.L). Kesehatan
lingkungan adalah suatu keseimbangan ekologi yang harus ada diantara manusia
dan lingkungannya agar dapat menjamin keadaan sehat dari manusia (World Health
Organization Expert Commite) Kesehatan lingkungan adalah ilmu yang mempelajari
hubungan interaktif antara komunitas dengan Komponen PHBS kesehatan lingkungan.
4.
Mengetahui kegiatan tenaga kesehatan guna mengatasi permasalahan
kesehatan lingkungan.
Kegiatan PHBS Kesehatan Lingkungan Kegiatan yang dilakukan tenaga kesehatan
menurut Occupational Health and Safety Administration (OSHA) dan Nuclear
Regulation Commision (NRC) adalah :
a.
Pembuatan standar kualitas air dan udara.
b.
Pemeriksaan dan pemantauan kesehatan.
c.
Evaluasi terhadap bahaya lingkungan.
d.
Penerimaan informasi tentang kesehatan yang terkait dengan lingkungan.
e.
Penyaringan terhadap bahan bahan kimia baru.
f.
Pemeliharaan data dasar.
g.
Menetapkan, mengevaluasi dan mengusahakan agar peraturan peraturan yang
telah dibuat dapat ditepati . Adapun kegiatan kegiatan PHBS kesehatan lingkungan disetiap komponen,
yaitu:
a. Kegiatan PHBS dilingkungan rumah
tangga :
1. Menggunakan air bersih.
2. Menggunakan jamban sehat
3. Memberantasjentik di rumah.
4. Melakukanaktivitas fisik setiap
hari.
5. Tidak merokok
b. Kegiatan PHBS dilingkungan sekolah :
1. Mencuci tangan dengan air bersih
mengalir da sabun.
2. Menjaga kebersihan dan kesehatan
kantin sekolah
3. Menggunakan jamban yang bersih &
sehat.
4. Olahraga yang teratur dan terukur.
5. Memberantas jentik nyamuk.
6. Tidak merokok.
c. Lingkungan kerja :
1. Mengadakan kawasan tanpa asap rokok.
2. Bebas jentik
d. Kegiatan PHBS dilingkungan umum.
1. Menggunakan jamban sehat.
2. Memberantas jentik nyamuk.
3. Menggunakan Air Bersih.
e. KegiatanPHBS diinstitusi kesehatan :
1. Menggunakan air bersih.
2. Menggunakan jabang bersih &
sehat
3. Membuangsampah pada tempatnya.
4. Tidak merokok
5. Tidak meludah sembarangan
6. Memberantasj entik nyamuk
Tidak ada komentar:
Posting Komentar